Selasa, 03 September 2013

peranan internet


1. Peranan Internet
Tidak bisa dipungkiri, kita tidak bisa lepas dari dunia internet. Internet sangat berperan dalam kehidupan manusia abad ini. Dengan adanya internet manusia banyak terbantu, apalagi bagi mereka yang memiliki mobilitas yang tinggi. Menurut saya peranan internet dalam kehidupan dibagi menjadi dua, yaitu:
Untuk Sebuah Kemajuan
Kita semua tahu, ini adalah era informasi. Informasi terus bergulir seiring dengan detik waktu yang berjalan. Kita dapat mengetahui berbagai informasi dari belahan bumi lain dengan cepat. Informasi terus mengalir tanpa mengenal batas, ruang dan waktu. Ilmupun akan berkembang dengan pesat, dan tersebar keseluruh penjuru dunia. Internet merupakan sarana yang sangat vital bagi negara-negara maju.
Internet merupakan media yang sangat penting. Sumber bagi segala informasi yang sangat bermanfaat. Internet dapat meningkatkan pendapatan masyarakat yaitu sebagai sarana promosi yang tepat untuk bisnis mereka, ia menjadi referensi dan patokan seseorang untuk mengambil keputusan, sehingga ia mengambil keputusan yang tepat. Di Amerika memakai internet saat hendak membeli mobil atau membuat keputusan finansial atau investasi penting.
Jelas sekali disini internet berperan sebagai media untuk kemajuan sebuah peradaban. Terkadang orang yang belum mengenal internet dicap sebagai orang yang tertinggal (ketinggalan zaman). Di era globalisasi ini seseorang dituntuk untuk selalu mengikuti perkembangan zaman, jika seseorang tersebut tidak bisa mengikutinya maka ia akan tersisih dari kehidupan ini. Internet tidak hanya berperan sebagai media informasi, namun juga sebagai penghubung agar jalinan tali silaturahmi tetap terjaga dengan baik antara kita dan teman kita, yang mungkin sekarang ia berada benua lain.

Untuk Sebuah KemunduranKemunduran. Ya, kemunduran. Mungkin Anda sudah dapat membayangkannya, jika tidak mari saya akan memberikan sedikit gambaranya. Dalam dunia maya kita dapat memperoleh informasi dengan mudah, tidak terkecuali dengan yang negatif.
Ada seorang pemuda yang rela duduk berjam-jam di warnet atau dirumahnya, hanya untuk melihat sesuatu yang belum atau memang tidak pantas dilihatnya (lebih tepatnya banyak bukan ada). Ini terjadi pada teman saya sendiri, walau tidak separah itu. Jika hal ini sudah terjadi pada seseorang, maka waktu yang tersisa untuk belajar sangat sedikit dan hal ini sangat menganggu waktu belajarnya, baik disekolah maupun dirumah. Karena disaat ia belajar, ia akan selalu teringat apa yang dilihatnya di internet. Dan biasanya akan berdampak negatif pada prestasi akademisnya.
Internet memang baik , tapi jika sudah kecanduan denga internet akan sangat berbahaya bagi diri sang pencandu tersebut. Seperti yang terjadi di Cina. Kecanduan internet merupakan masalah sosial baru bagi Cina. Disinyalir, sebagian besar mahasiswa di negeri tirai bambu itu mengalami kegagalan di sekolahnya karena kecanduan internet. Survei terbaru oleh Chinese Academy of Sciences menunjukkan bahwa 80% mahasiswa di Cina gagal di bidang akademis karena kecanduan Internet. Seperti diberitakan Chinaknowledge dan dikutip detikINET Senin (17/04/2006), dari total pengguna internet di Cina (111 juta pengguna-red), 13,2% diantaranya adalah pecandu internet. (amz/dwn)
2. Manfaat Internet
Jika kita membahas tentang manfaat internet, tentu banyak sekali dan saya tidak bisa memberikan contohnya satu per satu.
Dengan hadirnya internet didalam suatu masyarakat akan berdampak pada majunya suatu masyarakat tersebut, meningkatkan produktivitas, kecerdasan, mutu pendidikan (yang akan dibahas pada sub bab internet untuk pendidikan). internet juga berperan penting dalam pemikiran manusia dewasa ini. Dengan internet manusia dapat membentuk, membuka, dan menyumbangkan pemikiran terhadap dunia ini.
Internet menjadi kian penting dalam hidup kita. Di Amerika Hampir setengah dari pengguna internet di Amerika Serikat (AS) mengaku bergantung pada internet saat harus membuat keputusan penting dalam hidupnya. Semisal, mencari perguruan tinggi atau mencari tempat tinggal baru untuk menetap.
Survei yang dilakukan sebuah grup nirlaba, Pew Internet and American Life Project, menunjukkan bahwa peran internet kian penting bagi kehidupan sehari-hari. Kurang lebih 45 persen pemakai internet, atau kira-kira 60 juta orang Amerika, mengatakan internet membantu mereka dalam membuat keputusan besar atau dalam menghadapi momen penting dalam hidup mereka selama dua tahun belakangan ini. “Diperkirakan, ada 21 juta orang Amerika yang beralih ke internet untuk mencari karir lebih baik dan 17 juta orang memakai internet untuk memilih sekolah.
Ada kata yang menyatakan “buku adalah jendela dunia”, “perpustakaan adalah gudangnya”, dan saya dapat mengatakan “internet adalah mata kita”. Mata kita untuk melihat dunia yang satu lagi, dunia yang begitu luas dan penuh akan ilmu.
Internet untuk Pendidikan
Pendidikan. apa yang terbayang dalam benak Anda jika mendengar kata pendidikan? pikirkan sesaat sebelum melanjutkan bacaan Anda. Sekolah, belajar didalam kelas, mendengarkan “ocehan guru”, anak-anak berseragam sekolah, berangkat pagi dan pulang sore dengan dalih pendidikan. ya, itulah bayangan atau gambaran tentang pendidikan dinegeri ini. Mengapa pendidikan hanya seputar sekolah, buku, PR dan lain sebagainya? Guru saya pernah berkata mengapa kita harus terus berada dalam “kurungan pemikiran” itu, cobalah kita keluar dari “kurungan pemikiran” itu dan kita menemukan sesuatu yang baru!
Seharusnya saat mendengar kata pendidikan kita dapat membayangkan sekelompok pemuda sedang menanam pohon dilingkunganya, seorang anak yang dibelajari cara menyapu oleh Ibunya dihalaman depan rumah, atau seorang anak yang sedang asyik browsing. Ada cerita menarik yang terjadi pada diri saya saat masih di SMP tahun ajaran yang lalu. Saat itu minggu sore, saya meminta izin kepada Ayah saya untuk pergi ke warnet, Ia berfikir sesaat dan berkata “jangan kewarnet lagi, dirumah masih banyak kerjaan, kewarnet cuma mainan ini”. Kalimat itu masih melekat dibenak saya, memang saya belum menyelesaikan tugas mingguan saya, tapi kata “Cuma mainan” yang membuat saya sedikit kesal. Orang tua saya masih menganggap internet hanyalah sebuah mainan layaknya PS, yang dilakukan pada waktu senggang bukanya sebagai sarana pendidikan untuk mendapatkan ilmu yang lebih banyak. Tetapi saya bisa mengerti karena Ia hanya tidak mengeti apa itu internet.
Sumber informasi dan ilmu kini telah bergeser, yang dulu hanya disekolah sekarang beralih kemedia masa baik cetak maupun elektronik (khususnya internet). Para pelajar sering merasa tidak puas dengan apa yang diberikan disekolah, karena itulah mereka memilih dunia maya sebagai pelarianya.
Untuk memenuhi berbagai kebutuhan, maka bermunculanlah lembaga pendidikan berbasiskan elektronik yaitu e-learning. Dari internet seorang pelajar dengan mudah mendapatkan berbagai informasi yang dibutuhkan, baik melalui artikel-artikel ataupun modul-modul yang telah disediakan dalam web. Dulu saya sering mengeluh karena banyak tugas yang diberikan oleh guru, namun sekarang saya cukup terbantu dengan adanya internet. Tapi sangat disayangkan, saat saya nge-net di lab Sekolah saya, bukan main lambatnya, saya sampai lelah menunggu. Saya tidak habis pikir bagaiman hal ini bisa terjadi pada sekolah unggulan di Kab. Cirebon, dan mengapa tidak diganti dengan speedy?. Guru saya menjawab “sebenarnya kami (guru TI) sudah siap, begitu juga dengan hardware-nya, tinggal kebijakan dari “sang penguasa” dan semuanya dikembalikan kepada “sang penguasa”.
Internet untuk Pengembangan KomunitasManusia selalu menghadapi masalah, terkadang ia tidak bisa menghadapinya sendiri, dan terkadangpula ia bisa menyelesaikanya sehingga ia mendapatkan pelajaran dari kehidupan ini.
Saat kita menghadapi masalah (biasanya tentang pekerjaan) kita memerlukan seseorang atau bahkan sekelompok orang untuk membantu kita. Karena itulah kita sangat perlu yang namanya bersosialisasi didunia maya sekalipun. Dengan adanya milis kita bisa bertanya kepada komunitas kita tentang masalah yang kita hadapi, dan seseorang yang mendapat pelajaran dari sebuah kehidupan akan berbagai dengan kita.
Milis (miling list) tidak hanya bersifat tanya-jawab mengenai pekerjaan, tetapi juga sarana diskusi tentang berbagai hal yang kita inginkan. Sebagai contoh saja, seorang ingin menjadi programmer ia ingin berdiskusi seputar dunia programmer,dapat bergabung dengan milis ilmukomputer-pograming@yahoogroups.com. Milis ini termasuk dalam kategori milis berdasarkan topik.
Selain berdasarkan topik milis juga bisa berdasarkan kelompok tertentu, yang tentunya anggotanya juga kelompok tertentu. Saya ambil contoh milis mahasiswa UPI, berarti yang menjadi anggota hanyalah mahasiswa UPI saja. (UPInet Training Center)
Ada komunitas lain selain milis, yaitu social networking. Banyak orang yang menganggap newsgroup (milis) terlalu serius untuk bergaul. Sebab sebetulnya newsgroup dirancang untuk berdiskusi tentang topik-topik tertentu. Padahal bergaul kadangkala tidak melulu urusan diskusi. Begitu kata buku Gaul ala Friendster untuk Pemula, yang ditulis Budi Setiawan dan Yayan Sopyan.
Untuk social networking saya mengambil contoh Friendster. Siapa yang tidak kenal friendster? Semua orang tahu tentang friendster, dari mulai pelajar SMP hingga mahasiswa, dan bahkan para karyawan dan pebisnispun menggunakanya.
Fs (friendster) merupakan fasilitas yang ada di dunia maya untuk bergaul. Didalam fs kita bergaul dengan berbagai karakteristik orang. Dalam fs kita juga bisa mencari teman berdasarkan tempat tinggal, berdasarkan pekerjaan atau yang lainya, mengirim pesan juga dapat dilakukanya, membuat komunitas sendiri, membuat blog, album foto dan bahkan berbisnis.
Inilah cara bersahabat didunia maya, kita bisa bersahabat dengan orang tanpa memandang suku, agama, golongan dan juga warna kulit. Bergaul dengan menjunjung tinggi toleransi dan rasa hormat, sesuatu yang sangat indah. Inilah digital life style!
Pengembangan Aplikasi Internet
Selain untuk pendidikan dan sarana bersosialisasi yaitu komunitas, internet juga dijadikan sebagai arena berbisnis, atau yang lebih dikenal banyak orang dengan bisnis online. Selain berbisnis ada lagi beberapa kegunaan internet antara lain untuk belanja, membayar tagihan dan lain sebagainya.
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita tidak bisa lepas dari internet. Dalam bertransaksi misalnya, dewasa ini bertransaksi dengan bank lebih banyak dilakukan lewat teknologi dan informasi (internet). Karena dengan begitu mudahnya seseorang dapat mentransfer uang mereka dari rumah tanpa harus ke bank yang bersangkutan. Masih dalam internet banking, internet banking menyediakan kemudahan bagi kita, kita dapat membayar pajak, listrik, uang kuliah, bahkan melakukan investasi seperti yang dilakukan Anne Ahira yang telah tergabung dalam www.asiabrain.com hanya dilakukan didalam rumah saja. Ada beberapa situs tentang investasi di internet, yang hanya dilakukan didalam rumah saja, salah satunya www.gomilyuner.com dalam situs tersebut seseorang dapat berinvestasi dengan cara membeli e-point, Anda akan mulai menghasilkan uang dari investasi Anda 30 hari mendatang, dan sekarang Anda tidak bekerja untuk uang, tetapi uang bekerja untuk Anda.
Begitu juga halnya di Amerika. Banyak warga Amerika yang berinvestasi melalui internet, atau beberapa hal yang bersinggungan dengan financial, yaitu sekitar 16 juta orang Amerika memakai internet saat hendak membeli mobil atau membuat keputusan finansial atau investasi penting. seperti dikutip detikINET dari Reuters Rabu (19/4/2006).
Dalam kehidupan ini internet merupakan media yang sangat penting bagi keberlangsungan hdup manusia. Mengapa hal ini saya ulang terus-menerus, karena ini sangat penting. Bayangkan jika kita hidup tanpa adanya internet, sepertinya kehidupan ini akan sangat kacau. Jangankan tidak ada internet untuk selamanya, beberapa hari saja jaringan internet terganggu kita sangat kelabakan. Seperti yang terjadi beberapa bulan yang lalu, saat terjadi gempa di Taiwan dan mengganggu koneksi internet di Indonesia.

0 komentar:

Posting Komentar